10 Jenis Bahan Robe Berkualitas yang Perlu Anda Ketahui

10 Jenis Bahan Robe Berkualitas yang Perlu Anda Ketahui

Robe atau biasa disebut kimono yang berkualitas dapat dinilai dari kemampuannya menutup area badan, menghangatkan tubuh, dan keawetan bahan. Nilai plus lainnya termasuk nyaman, aman, dan terlihat mewah saat dikenakan.

Kami meneliti lebih dari 100 hari bahan-bahan terbaik yang tersedia di lebih dari 5 kota di Indonesia. Hasilnya, kami merangkum delapan material robe terbaik berdasarkan penilaian yang objektif.

Meski pada umumnya, robe hanya dipakai oleh pria maupun wanita (unisex) dewasa, anak-anak dan remaja pun juga bisa memakainya. Untuk itu bahan yang kami pilih antara lain wool, katun, sleek cotton, fleece, cotton terry, satin silk yang cocok untuk hampir semua usia dan gender.

Berikut ini sembilan jenis bahan robe berkualitas pilihan Sleep Project Indonesia.

10. Microfiber


Seiring dengan kecanggihan teknologi di bidang tekstil, kini bahan microfiber dapat dipakai menjadi robe, ukuran seratnya lebih tipis 1/6 dari rambut manusia. Bahan ini sama lembutnya dengan sutra, lebih ringan, dan tidak gerah saat dipakai.

Harga robe microfiber relatif mahal ketimbang robe tradisional yang biasa dipakai di penginapan maupun spa. Namun, harganya sepadan dengan kualitas yang didapat, terutama kemewahannya.

Tren robe bahan microfiber pun kian tumbuh, meskipun perlahan-lahan, dengan berbagai inovasi warna dan fitur.

9. Wol

Wol atau wool merupakan bahan kain bersumber dari bulu domba yang paling populer karena sudah eksis sejak industri tekstil berkembang. Ciri khas bahan wol antara lain tebal, hangat, dan menggembung sehingga sanggup menahan panas maupun udara dingin.

Robe wol modern dirancang mampu menahan air, dengan sifat kainnya yang mudah jatuh. Wol biasa dicampur dengan bahan lain seperti poliester, katun, dan linen.

8. Fleece

Fleece atau bulu domba merupakan bahan baku utama robe atau bathrobe yang beredar di pasaran. Teksturnya menyerupai wol, tetapi dengan beberapa keunggulan dan fitur tambahan.

Bobot fleece tergolong lebih ringan ketimbang wol, harganya pun lebih terjangkau. Sehingga Anda tidak perlu heran kain robe fleece begitu laris karena kualitasnya cukup bagus dengan harga cukup murah.

Cara cuci dan perawatannya pun lebih mudah, bisa menggunakan mesin cuci biasa maupun cuci kering (dry clean). Beberapa di antaranya ramah lingkungan, terutama yang tanpa campuran poliester.

7. Chenille

Sejatinya bahan Chenille adalah untaian tali atau benang beludru berumbai yang digunakan untuk bahan baku utama karpet dan pakaian. Popularitasnya mengalami peningkatan pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama untuk kategori micro-chenille.

Micro-chenille modern menggunakan poliester murni dengan proses insulasi yang mutakhir.

Ciri khas robe bahan chenille antara lain lembut saat disentuh, memiliki daya serap tinggi, dan fleksibel saat dicuci.

6. Wol Kasmir

Kain wol kasmir (cashmere wool) merupakan salah satu jenis kain termahal yang tersedia di pasaran saat ini. Oleh karena itu, Anda mesti rela merogoh kantong lebih dalam untuk memperoleh robe cashmere.

Bahannya memang terlihat mewah dan elegan, akan tetapi Kasmir memiliki banyak kekurangan yang membuatnya perlu perhatian khusus.

Robe atau jubah kasmir rentan terhadap kerusakan, maka harus dicuci kering. Bukan menggunakan disikat, direndam, maupun dicuci menggunakan mesin.

5. Cotton Terry

Robe berbahan Cotton Terry sangat mudah dipakai karena biasanya longgar dan nyaman. Dapat digunakan untuk bersantai, bekerja, maupun setelah mandi. Jenis bahan ini sangat laris dan disukai.

Cotton Terry menyerap air sehingga tidak menempel pada tubuh penggunanya. Kainnya pun lebih tipis dan katun biasa.

Kelebihan lainnya, Cotton Terry tergolong bandel karena kuat dicuci dengan tangan, mesin cuci, ataupun dry clean.

4. Satin Silk


Siapa yang tidak kenal bahan sutra? Perpaduan campuran antara satin dan sutra merupakan pilihan tepat bagi Anda yang suka dengan tekstur kain yang sangat halus.

Tidak seperti katun yang kesat, Satin Silk kurang mampu menyerap air. Sebaliknya, bahannya sangat jatuh ketika dipakai, baik siang maupun malam.

Perawatannya memang perlu perhatian khusus, demi menjaga kualitas bahan sehingga tahan lama.

3. Sleek Cotton


Jika satin silk sudah terlalu umum, saatnya Anda mencoba bahan Sleek Cotton. Pilihan motif yang tersedia sangat beragam, begitu pula yang polos tanpa corak apa pun.

Perpaduan katun dan sutra yang pas membuat robe Sleek Cotton terasa stabil di berbagai suhu.

Di luar ruangan yang sangat terik? Bisa.

Di dataran tinggi yang bersuhu rendah? Sangat sejuk.

Di dalam rumah dengan suhu ruangan berubah-ubah? Tentu.

Sleek Cotton robe merupakan pilihan yang pas untuk segala macam kondisi iklim dan cuaca.

2. TENCEL™


Robe dari bahan TENCEL™ mungkin masih terdengar asing di telinga Anda. Namun tenang, sebab bahan ini merupakan masa depan bahan kain yang ramah lingkungan.

Tekstur bahan TENCEL™ murni memang sangat mirip dengan sutra, bedanya adalah sumber materialnya yang berasal dari serat lyocell ramah lingkungan.

Di Sleep Project sendiri kami menggunakan bahan Tencel murni maupun Tencel dengan tekstur Canvas.

1. Linen


Linen adalah jenis benang yang dipintal dari serat panjang yang terletak pada kulit batang tanaman rami berlapis-lapis (Linum usitatissimum). Untuk mengambil serat dari tanaman, batang kayu dan empulur bagian dalam (disebut pektin), yang menyatukan serat dalam rumpun, harus membusuk.

Linen memang terlihat lebih tebal ketimbang katun maupun Tencel, akan tetapi ia dinilai yang paling nyaman dipakai dan sangat mewah ketika digunakan.

Uniknya lagi, robe bahan Linen terlihat agak lecak dari kejauhan namun sangat mudah dirapikan lagi bahkan tanpa disetrika atau dijemur.

Kesimpulan

Isi

Share this Post